Materi Dan Silabus TEORI Olimpiade Biologi Internasional (IBO atau International Biology Olympiad ) SMA Terbaru 2020-2021

Hai, pada kali ini saya akan share tentang kisi-kisi Olimpiade Biologi SMA versi IBO atau olimpiade biologi internasional. Kisi-kisi disini tidak banyak untuk persiapan mengikuti ibo, tapi juga untuk persiapan OSN SMA Biologi tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Berikut ini adalah materi yang wajib kamu pelajari jika ingin mengikuti OSN biologi karena topik berikut ini sering banget masuk dalam soal olimpiade biologi SMA.



Materi Yang Sering Masuk OSN Biologi SMA Yang Harus dipelajari dan juga sering masuk IBO

1. Biologi Sel (Molekuler, Mirkobiologi & Bioteknologi) (Bobot 20%) Struktur dan fungsi sel 

Sel kita pelajari sejak SMP dan hingga SMA pun sel masih tetap dipelajari, Sel adalah untuk terkecil dari makhluk hidup.

Komponen kimia sel
o Monosakarida; disakarida; polisakarida 
o Lemak 
o Protein: asam amino, triplet kodon, struktur protein 
§ Klasifikasi kimia protein: Protein sederhana dan protein terkonjugasi 
§ Klasifikasi protein berdasarkan fungsinya: Protein struktur dan enzim 
Enzim
o Struktur Kimia: Apoenzim dan koenzim 
o Model kerja enzim: Ikatan enzim dengan substrat o Denaturasi 
o Nomenklatur 
Asam nukleat: DNA, RNA
Berbagai komponen penting lainnya
o ADP dan ATP 
o NAD+ dan NADH 
o NADP+ dan NADPH 
Organel-organel sel
o Nukleus (inti sel) 
§ Membran inti 
§ (nukleohyaloplasm) 
§ Kromosom 
§ Nukleoli 
o Sitoplasma 
§ Membran sel 
§ Hyaloplasm 
§ Mitokondria 
§ Retikulum endoplasma

§ Ribosom 
§ Aparatus golgi 
§ Lisosom 
§ Membran vakuola 
§ Proplastid 
§ Plastid 
Kloroplast
Kromoplast
Leucoplast (contoh: amiloplast)
Metabolisme sel
o Katabolisme (penguraian) karbohidrat 
§ Penguraian secara anaerob (respirasi anaerob): Glikolisi 
§ Respirasi aerob: Glikolisis, siklus asam sitrat dan fosforilasi oksidatif 
o Penguraian lemak dan protein 
o Fotosintesis 
§ Reaksi gelap 
§ Reaksi terang (Siklus Calvin) 
Sintesa protein
o Transkripsi 
o Translasi 
o Kode genetic 
Transport melalui membran-membran
o Difusi 
o Osmosi 
o Transport aktif 
Mitosis dan Meiosis
o Siklus sel: interfase dan mitosis 
o Kromatid, haploid dan diploid, genom, sel somatik dan sel generatif, gamet, pindah silang 
o Meosis I dan meoisi II

Semua materi diatas wajib kamu pelajari ya, karena memang sangat sering masuk dalam olimpiade biologi.

2. Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan

Membahas tentang anatomi dan fisiologi pada tumbuhan, soal jenis ini sangat sering masuk dalam OSN, bisa sekitar 15% soal memikik topik tentang anatomi dan fisiologi tumbuhan.

3. Anatomi dan Fisiologi Hewan

Sama seperti anatomi dan fisiologi pada tumbuhan, anatomi dan fisiologi pada hewan juga memiliki bisnis 15% bisa masuk dalam soal OSN.

4. Etologi

Ilmu perilaku hewan, ilmu perilaku satwa atau juga disebut etologi (dari bahasa Yunani: ἦθος, ethos, "karakter"; dan –λογία, -logia, "logos" berarti ilmu atau pengetahuan) adalah suatu cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya.

Meski sepanjang sejarah telah banyak naturalis yang mempelajari aneka aspek dari tingkah laku hewan, disiplin ilmu etologi modern umumnya dianggap lahir di sekitar tahun 1930an tatkala biolog berkebangsaan Belanda Nikolaas Tinbergen dan Konrad Lorenz, biolog dari Austria, mulai merintisnya. Atas jerih payahnya, kedua peneliti ini kemudian dianugerahi Hadiah Nobel dalam bidang kedokteran pada tahun 1973.[1]

Ilmu perilaku hewan, pada keseluruhannya merupakan kombinasi kerja-kerja laboratorium dan pengamatan di lapangan, yang memiliki keterkaitan yang kuat dengan disiplin ilmu-ilmu tertentu semisal neuroanatomi, ekologi, dan evolusi. Seorang ahli perilaku hewan umumnya menaruh perhatian pada proses-proses bagaimana suatu jenis perilaku (misalnya agresi) berlangsung pada jenis-jenis hewan yang berbeda. Meski ada pula yang berspesialisasi pada tingkah laku suatu jenis atau kelompok kekerabatan hewan yang tertentu. Ahli perilaku hewan juga disebut etolog.

5. Genetika dan Evolusi 

Genetika (kata serapan dari bahasa Belanda: genetica, adaptasi dari bahasa Inggris: genetics, dibentuk dari kata bahasa Yunani: γέννω, genno yang berarti "melahirkan") adalah cabang biologi yang mempelajari pewarisan sifat pada organisme maupun suborganisme (seperti virus dan prion). Secara singkat dapat juga dikatakan bahwa genetika adalah ilmu tentang gen dan segala aspeknya. Istilah "genetika" diperkenalkan oleh William Bateson pada suatu surat pribadi kepada Adam Chadwick dan ia menggunakannya pada Konferensi Internasional tentang Genetika ke-3 pada tahun 1906.

Dalam kaitannya dengan genetika, DNA memiliki peran yang amat penting. DNA adalah bahan genetik mendasar yang mengontrol sifat-sifat makhluk hidup, tereskpresikan dalam bentuk polipeptida, meskipun tidak seluruhnya adalah protein (dapat diekspresikan sebagai RNA yang memiliki reaksi katalitik, seperti SNRPs).

Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.

Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama, yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik. Seleksi alam merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme menjadi lebih umum dalam suatu populasi - dan sebaliknya, sifat yang merugikan menjadi lebih berkurang. Hal ini terjadi karena individu dengan sifat-sifat yang menguntungkan lebih berpeluang besar bereproduksi, sehingga lebih banyak individu pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-sifat yang menguntungkan ini.[1][2] Setelah beberapa generasi, adaptasi terjadi melalui kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi secara terus menerus dan acak ini dengan seleksi alam.[3] Sementara itu, hanyutan genetik (Bahasa Inggris: Genetic Drift) merupakan sebuah proses bebas yang menghasilkan perubahan acak pada frekuensi sifat suatu populasi. Hanyutan genetik dihasilkan oleh probabilitas apakah suatu sifat akan diwariskan ketika suatu individu bertahan hidup dan bereproduksi.

6. Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914).[1] Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.

Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an.[2] Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.[2] Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.

7. Biosistematika

Struktur dan fungsi : hubungan evolusi dan ekologi diantara berbagai tipe organisme dalam berbagai kelompok: Pengetahuannama-nama ilmiah dan Nama Takson dibawah tingkatan familia untuk tanaman, ordo untuk hewan tidak diperlukan untuk menjawab soal-soal atau tugas-tugas dalam topik biosistematik.

8. Penutup

Itulah materi yang biasanya masuk dalam olimpiade biologi internasional, dan itu akan kemungkinan besar juga masuk dalam olimpiade sain nasional tingkat kabupaten, provinsi, maupun Nasional. Jadi kamu harus mempelajari nya lebih bagus lagi.

Nah sekian dulu artikel ini, semoga bermanfaat, jangan lupa like dan share yahhh...

Belum ada Komentar untuk "Materi Dan Silabus TEORI Olimpiade Biologi Internasional (IBO atau International Biology Olympiad ) SMA Terbaru 2020-2021"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Bantu Saya dengan Share

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Beri saya semangat dengan share

Iklan Bawah Artikel


Andi Saputra Siahaan

Tentang Andi Saputra Siahaan

Adalah Seorang Blogger, Internet Marketer, Penulis yang sudah berpengalaman dan fokus di bidang ini sekitar 7 tahun. Sudah lama tapi tidak pernah sukses sampai sekarang....

Temukan Saya Di

Facebook : Andi Saputra Siahaan
Twitter : @andi_s_siahaan
Instagram : @andi_s_siahaan