Penjelasan Lengkap Tentang Cara Kerja Bisnis Afiliasi

Cara kerja bisnis afiliasi pada dasarnya hampir mirip dengan bisnis dropship. Namun, ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan diantara keduanya. Perbedaan pertama berada pada jumlah komisi yang akan Anda dapatkan.



Di bisnis dropship, Anda bisa menentukan sendiri berapa komisi yang didapat. Sedangkan di bisnis afiliasi jumlah komisinya ditentukan oleh penyedia program. Misalnya 5% dari harga produk. Sehingga, jika produk yang Anda tawarkan dijual seharga Rp 500 ribu, maka Anda mendapatkan komisi sebesar Rp 25 ribu.

Perbedaan kedua adalah cara konsumen melakukan pembayaran produk. Ketika Anda dropship, maka konsumen harus transfer uang ke rekening kita terlebih dahulu, baru kemudian kita transfer uang itu ke rekening suplier.

Sementara itu, pada bisnis afiliasi konsumen melakukan pembayaran langsung ke penyedia program. Komisi kita akan masuk secara otomatis.

Meskipun ada perbedaan diantara keduanya, namun dropship dan afiliasi sama-sama program memasarkan produk orang lain. Ketika produk yang kita promosikan laku, maka kita akan mendapat sejumlah komisi.

Bisnis afiliasi dan dropshipper sangatlah cocok untuk dipilih para pemula yang baru saja belajar menghasilkan uang dari internet. Selain mudah, kedua bisnis ini juga bisa dimulai tanpa modal sepeserpun.

Bagaimana, apakah Anda sudah paham dengan cara kerja bisnis afiliasi? Jika sudah paham, mari kita bahas lebih dalam lagi tentang program afiliasi atau affilate marketing berikut ini.

Langkah pertama, silahkan mendaftar sebagai AFILIASI dari Vendor Produk ( Merchant ). Baik itu sebuah perusahaan atau perorangan. Nantinya, merchant tersebut akan memberi Anda ID Afiliasi dan url yang menuju ke website tempat pembelian produk.

Beberapa website di Indonesia yang membuka program affilate marketing adalah ratakan, lazada, bukalapak, tokopedia, dan zalora. Setelah selesai mendaftar, carilah produk yang ingin Anda tawarkan kepada konsumen.

Anda bisa melakukan promosi di media sosial, baik itu Facebook, Instagram, atau Twitter. Jangan lupa, berikan keterangan produk dan kata-kata menarik agar semakin banyak orang yang berminat untuk membelinya.

Selain itu, Anda juga bisa menulis review produk tersebut di blog atau website. Tuliskan secara mendetail semua informasi yang berhubungan dengan produk itu. Jika memungkinkan, Anda juga bisa membuat review di YouTube untuk mempromosikan url afiliasi Anda .

Semakin banya media yang Anda manfaatkan sebagai sarana promosi, maka semakin banyak pula orang yang mengetahui produk tersebut. Artinya, tingkat penjualan juga semakin meningkat.

Cara kerja bisnis afiliasi yang mudah, ternyata tidak menjamin semua orang yang mengikutinya akan berhasil. Dibutuhkan ketekunan dan kreatifitas tinggi dalam menyusun kata-kata promosi, sehingga orang yang melihat penawaran Anda tertarik untuk membeli.

Oh iya, setiap url yang diberikan oleh Merchant sudah mengandung ID Afiliasi masing-masing pengguna. Sehingga setiap kali ada penjualan melalui link afiliasi yang Anda promosikan, maka komisi dibayarkan secara otomatis.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara kerja bisnis afiliasi. Semoga saja ulasan diatas bisa membuka wawasan baru bagi Anda semua. Jangan lupa bagikan artikel ini agar semakin banyak orang yang mengetahui apa itu bisnis afiliasi atau affilate program.


EmoticonEmoticon